Review Geprek Bensu

Review Geprek Bensu By Ruben Onsu

Review Geprek Bensu By Ruben Onsu: Gurih dan Renyah!

Kalian tahu kan, kalau Ruben istri Sarwendah memiliki bisnis sebuah restoran ayam geprek bensu? Nah, kalau dilihat-lihat, restoran milik artis Ruben Onsu ini, banyak sekali peminatnya. Entah karena memang rasanya enak, atau karena nama besar dari “Ruben Onsu” saja. hmm… Dari pada kita menerka-nerka, lebih baik kita lihat dulu yuk, review makanan geprek bensu di bawah ini.

Review Geprek Bensu

Review Geprek Bensu, Restoran yang Gak Pernah Sepi Pengunjung

Geprek bensu sendiri memiliki beberapa menu sambal, yaitu sambal matah, sambal bawang, dan sambal embe. Level kepedasannya juga bisa kita atur dari level 1 – 5. Dilihat dari tampilan luarnya, sajian dari geprek bensu ini memang sangat menggugah selera. Apalagi kalau kita tambahkan dengan topping mozzarella. Beh! Oh ya, harga yang ditawarkan juga termasuk murah meriah loh. Pas di kantong mahasiswa. Hanya sekitar Rp 15.000 – Rp 27.000an saja.

Selain itu, mereka juga menyediakan paketan-paketan yang pastinya bakal lebih murah. Kalau kurang puas sama paketannya, kalian bisa tambahin topping yang tersedia. Nah, disini saya mencicipi sambal matah dan sambal embe nya. Kalau sambal bawang kan sudah biasa ya, bosan saya. Hihi.

Review Geprek Bensu Sambal Matah

Disini paketannya terdiri dari nasi, ayam goreng, serta sambal matah yang melimpah. Ditambah lagi, saya juga menggunakan topping mozza. Ayamnya masih hangat jadi sangat enak untuk langsung disantap. Ditambah lagi nasinya yang juga hangat. Rasa sambalnya sangat balance. Tidak ada rasa bawang yang berlebihan. Selain itu, sambalnya juga wangi. Hanya saja, menurut saya terlalu berminyak.

Review Geprek Bensu

Menurut saya tidak semua restoran bisa membuat sambal matah yang enak. Namun, Geprek Bensu ini bisa loh. Jadi untuk kalian yang ga terlalu suka sama sambal yang bawangnya menyengat, sambal dari geprek bensu ini pas banget buat kalian. Tepungnya gurih dan juga tebal. Ayam yang saya santap juga dibersihkan dengan benar jadi tidak ada bekas darah. Dagingnya juga tebal. Mirip dengan kfc, namun lebih gurih. Keju mozzanya juga menurut saya banyak. Gak pelit.

Saya makan ditemani dengan minumannya yang unik ada fotonya si Ruben yang diedit jadi chibi gitu. Saya pesan yang rasa lychee dan mango. Awalnya saya pikir gaenak, tapi pas coba lama kelamaan enak juga. Rasa buahnya berasa banget dan wangi buah juga. Manisnya menurut saya pas, namun kalau kalian gak terlalu suka manis, kayaknya ini agak kemanisan. Tapi bisa diakalin lah, tambahin aja es batu. Hehe.

Review Geprek Bensu Sambal Embe

Kalau paket yang ini, masih sama isinya, nasi, ayam, timun, dan sambal. Tapi sambalnya lebih wangi dan gurih. Teksturnya juga mirip dengan sambal matah, hanya diiris kasar saja cabenya. Ayam dan nasinya juga sama, prosinya pas kalau di perut saya. Ayamnya yang ini lebih juicy, karena saya pesan yang bagian paha.

Oh ya, Sudaninstitute juga memesan kol goreng, kulit ayam, dan jamur crispy. Menurut saya kulitnya enak banget! Crispy dan gurih! ketahuan masaknya gak asal-asalan. Jamur crispy nya juga beneran crispy haha. Gurih dan gak berminyak. Jadi benar benar garing. Enak deh! Hanya saja, untuk kol gorengnya saya gak terlalu suka, terlalu berminyak dan tidak digoreng kering.

Nah, sekian review makan di geprek bensu saya kali ini. Untuk keseluruhan, saya kasih rating 8.5 dari 10. Karena memang masih ada kekurangan yang menurut saya wajar. Tapi, kalian memang harus sesekali mencoba makan disini. Jangan hanya berpaku pada review ayam geprek bensu saya saja. Haha. Semoga tulisan saya bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *