Pendidikan karakter anak sma

Pentingnya Pendidikan Bagi Anak

Menurut Anda, apasih Pendidikan? Seberapa penting pendidikan itu bagi semua orang? Pada kesempatan kali ini admin sudaninstitute.org akan menjelaskan kepada anda apa sih hal – hal mendasar yang harus diperhatikan oleh orang tua demi tumbuh kembang anak berprestasi.

Pentingnya Pendidikan Bagi Anak Sejak Usia Dini

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pendidikan memiliki arti proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Bayangkan jika seorang anak sejak usia dini tidak dididik, itu pasti akan sangat mempengaruhi prosesnya dalam berkembang, dalam pengubahan sikap dan tata laku dia kedepannya.

Pendidikan merupakan faktor utama yang akan menentukan pengetahuan dan keterampilan yang akan Anda kuasai di masa yang akan mendatang. Oleh karena itu banyak orang tua yang mendorong anaknya untuk mulai belajar mulai dari yang formal maupun dari yang informal.

Seperti orang tua yang sudah menyekolahkan anak-anaknya bahkan sejak usia 3 tahun di taman bermain anak-anak. Alasan utama mereka biasanya agar anak mereka bisa mulai bersosialisasi, atau mungkin agar anaknya terbiasa kedepannya.

Tapi tahukah kalian kalau pendidikan setiap anak selalu diawali dari yang ia dapatkan dari keluarganya? Pendidikan tersebut adalah pendidikan informal, pendidikan yang diperoleh seseorang dari pengalaman sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar,sejak seseorang lahir sampai ia mati.

Proses pendidikan ini berlangsung sampai dengan seumur hidup. Sehingga peranan keluarga itu sangat penting bagi anak terutama orang tua. Kasih sayang yang orang tua diberikan tidak ada habisnya dan terhitung nilainya. Orang tua mengajarkan kepada kita hal-hal yang baik misalnya, bagaimana bersikap sopan-santun terhadap orang lain,menghormati sesama,dan berbagi dengan mereka yang kekurangan.

Pentingnya Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter anak sma

Selain pendidikan informal yang membentuk si anak, ada juga pendidikan karakter. Karakter atau watak adalah sifat batin yang mempengaruhi pikiran manusia, budi pekerti, serta kelakuan yang dimiliki seorang manusia atau makhluk hidup lainnya.

Sedangkan pendidikan karakter merupakan usaha sadar  dan terencana di dalam mewujudkan suasana serta proses pemberdayaan potensi dan juga pembudayaan peserta didik untuk membangun karakter pribadi yang baik untuk warga negara Indonesia.

Tujuan dari pendidikan karakter yaitu untuk membentuk bangsa yang tangguh, bermoral, bertoleransi, berakhlak mulia, bekerja sama atau bergotong royong.

Selain itu pendidikan karakter juga memiliki tujuan untuk membentuk bangsa yang memiliki jiwa yang patriotik atau suka menolong antar sesama, berkembang secara dinamis, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Fungsi pendidikan karakter yaitu untuk mengembangkan potensi dasar seorang anak agar berhati baik, memiliki perilaku yang baik serta berpikiran yang baik. fungsi pendidikan karakter yaitu untuk memperkuat dan membangun perilaku anak bangsa yang multikultur, meningkatkan peradaban manusia dan menjadi bangsa yang baik di dalam pergaulan.

Lalu apa si tujuan dari pendidikan karakter ini bahkan sampai menjadi fokus pemerintah? Tujuan pendidikan karakter yaitu untuk membentuk bangsa yang tangguh, bangsa yang bermoral, berakhlak mulia, bertoleransi serta bekerja atau gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan karakter juga bertujuan untuk membentuk suatu bangsa agar memiliki jiwa yang patriotik atau jiwa suka menolong antar sesama.

Untuk mewujudkan pendidikan karakter, secara umum dapat diperoleh dari pendidikan formal, pendidikan non formal maupun informal.

Dalam pendidikan formal dilaksanakan secara berjenjang dan dalam pendidikan tersebut mencangkup pada pendidikan umum, akademi, profesi, evokasi, kejujuran dan keagamaan. Dengan begitu maka para anak yang dididik akan dibekali dengan berbagai ilmu yang dapat mereka praktekkan di kehidupan nyata.

Sedangkan pendidikan karakter yang dikembangkan di sekolah yaitu diimplementasikan pada pendidikan pengembangan diri antara lain: melalui kegiatan-kegiatan ektrakulikuler yang diadakan di sekolah.

Dengan kegiatan ektrakulikuler tersebut sangat mudah dipahami oleh peserta didik, dan dapat dilakukan siswa sebagai penyaluran minat dan bakat yang dapat dikembangkan secara terus menerus sebagai perwujudan pendidikan karakter bangsa.

Pentingnya Pendidikan Formal

pentingnya pendidikan anak sejak dini

Lalu bagaimana dengan pendidikan formal? Apakah kalah pentingnya dengan pendidikan informal laindi atas? Tentu pendidikan formal juga penting bagi tumbuh kembang si anak. Banyak pelajaran di sekolah yang mengajarkan maksud-maksud lain selain sekedar menghapalkan materi dan memecahkan masalah matematika.

Seperti pendidikan ilmu sosial yang mengajarkan mengenai manusia dan lingkungannya, dimana kehidupan manusia merupakan suatu dinamika yang tidak pernah berhenti dan selalu aktif. Hal ini yang menggabungkan manusia dengan sesamanya dan juga dengan lingkungannya sebagai bukti bahwa manusia merupakan makhluk yang berakal budi dan merupakan makhluk sosial.

Lalu apa pentingnya pendidikan ilmu sosial? Jika anak belajar dan mendalami pendidikan ilmu sosial, mereka akan dapat mengembangkan kemampuan dalam berpikir kritis dan kreatif, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan sosial. Anakn juga bisa membangun komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan juga kemanusiaan.

Lalu ada juga pendidikan ilmu alam, yang mengajarkan tentang aspek-aspek fisik dan non-manusia tentang bumi dan juga alam disekitarnya. Pentingnya pendidikan satu ini dalam membentuk landasan bagi ilmu terapan.

Pelajaran ini berupaya membangkitkan minat manusia agar mau meningkatkan kecerdasan dan juga pemahamannya tentang alam seisinya yang penuh dengan rahasia yang tidak ada habisnya. Jika diajarkan dengan cara yang tepat, maka pelajaran ini bisa memberikan kesempatan berpikir kritis. Misalnya jika seorang anak dihadapkan pada suatu masalah, ia pasti akan menyelidiki hal tersebut sampai mendapatkan jawaban logis mengenai masalah tersebut.

Selain dua pendidikan mengenai lingkungan sekitar di atas, apakah pendidikan kewarganegaraan sama pentingnya? Ya tentu saja! Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa salah satu tujuan pendidikan adalah membentuk bangsa yang tangguh. Dengan adanya pembelajaran kewarganegaraan dapat membuat anak didik semakin sadar akan bela negara dan anak juga memiliki pemahaman akan politik kebangsaan, dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan berbangsa.

Pentingnya pendidikan formal

Dalam pelajaran ini juga, anak didik dapat menjadi warga negara yang berpikir tajam dan sadar mengenai hak serta kewajibannya dalam hidup bermasyarakat dan juga bernegara. Selain itu pelajaran ini juga membangun kesiapan seluruh warga negara agar menjadi warga dunia yang cerdas.

Apakah sekedar itu saja pentingnya pendidikan formal bagi tumbuh kembang karakter anak dalam kehidupannya? Tentu tidak. Masih banyak pelajaran pendidikan formal yang akan membangun anak menjadi lebih baik ke depannya. Oleh karena itu pendidikan formal sangatlah penting untuk membantu naka dalam membangun pola pikir mereka.

Pentingnya Pendidikan Informal

Lalu bagaimana dengan Pendidikan informal ? Pendidikan ini adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Hasil pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan.

Contoh yang diajarkan dalam pendidikan informal ada Agama, Budi pekerti, Etika, Sopan santun, Moral, dan Sosialisasi. Pendidikan informal memang lebih mengarahkan ke pembentukan karakter anak tersebut agar memiliki kemampuan dalam bersosialisasi di masyarakat.

Kenapa pendidikan informal di dapatkan di keluarga? Karena keluarga adalah orang-orang yang paling dekat dengan anak tersebut bahkan sejak pertama ia berada di dunia ini. Mereka yang anak ini jumpai setiap hari, yang mengajaknya berbicara, yang mengajaknya bermain, sampai yang mengajarkannya berbagai hal.

Keluarga merupakan tahapan pertama yang dilalui seorang anak dalam mengarungi pendidikan contohnya seperti pengenalan tentang tuhan, pengenalan yang baik dan mana yang tidak baik, pengenalan cara berperilaku, cara menghormati orang tua, dan berbagai hal lainnya yang pastinya akan berguna bagi anak kelak.

pendidikan bagi anak bangsa

Pentingnya Pendidikan Nonformal

Terakhir ada pentingnya pendidikan nonformal, apa itu pendidikan nonformal? Berbedakah dengan pendidikan informal?

Pendidikan non formal adalah jalur pendidikan yang tujuannya untuk mengganti, menambah dan juga melengkapi pendidikan formal. Pendidikan ini dapat diselenggarakan oleh lembaga khusus yang ditunjuk oleh pemerintah dengan berpedoman pada standar nasional pendidikan. Dan karena berpedoman pada standar nasional pendidikan maka hasil dari pendidikan non formal tersebut dapat dihargai setara dengan pendidikan formal.

Pendidikan nonformal memiliki beberapa manfaat, seperti mengembangkan kepribadian dan mengaktualisasikan diri, anak dapat menghadapi tantangan hidup baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam lingkungn masyarakat,kemampuan wawasan yang luas tentang hak dan kewajiban sebagai warga segara, membangun kesadaran berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat dalam rangka pembangunan manusia dan masyarakat, dan anak dapat menciptakan atau membantu menciptakan lapangan kerja sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

 Jalur pendidikan di luar sekolah ini dapat dibagi menjadi beberapa kelompok, yang diantaranya yaitu Taman kanak-kanak (TK), Raudatul Athfal (RA), Taman Pendidikan Al-Qur’an, Kelompok bermain (KB), Taman bermain anak (TBA), Lembaga kursus, Sanggar, dan beberapa tempat lainnya.

Kesimpulan

Jadi segala aspek dalam anak merupakan hal yang penting bagi tumbuh kembang anak itu sendiri. Sebagai orang tua harus mampu memilih hal apa saja yang akan diberikan ke anak tersebut. Dari kecil harus di ajarkan mana baik-mana buruk, karena anak pada dasarnya diumpamakan sebagai sebuah kertas polos dan orang tua adalah pensil warna mereka.

Jika orang tua memberikan warna hitam, maka ia akan memiliki warna hitam pada kertas mereka, begitu juga jika orang tua memberikan warna merah, kuning, dan hijau.

Semoga informasi mengenai pentingnya pendidikan di atas membantu dalam mencari tahu pendidikan apa yang penting bagi anak. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *